Menikmati Aceh
Sesampainya di penginapan rapat persiapan dilaksanakan sebelum masuk ke kamar masing-masing untuk istirahat.
Ke Warung Kopi Selebritis
Satu jam kemudian kami dijemput untuk berkeliling sebentar di kota Banda Aceh sambil mencari rumah makan untuk makan siang bersama, setelah makan siang kami dibawa ke warung kopi selebritis, kenapa disebut warung kopi selebritis ? sebab yang datang ke warung kopi ini kebanyakan para selebritisnya daerah ini. Di warung kopi ini kami sudah ditunggu oleh Pak Armiran pejabat dinas pendidikan Kab. Aceh Besar, didampingi Pak Baihaqi yang lebih akrab dipanggil Pak Boy.
Pembicaraan kami sekitar jadwal acara besok pagi dan tempat pertemuan dengan para guru, TK, SD, SMP, SMA dan SMK se-Kabupaten Aceh Besar.
Selama di warung kopi ini saya melihat beberapa pejabat masuk kemudian memesan kopi Aceh, setelah saling berkenalan ternyata duduk dekat dengan saya adalah seorang camat, menurut cerita orang disekitar warung kopi ini, Pak Irwandi (Gubernur NAD)sering juga dengan mobil pribadinya mampir minum kopi di warung ini sambil ngobrol-ngobrol dengan masyarakat disana.
Menjelang Magrib kami kembali ke penginapan, Mandi, Sholat dan Istirahat.
Menikmati Makanan Khas Aceh
Ba’da Isya kami keluar penginapan menuju ke simpang lima kemudian ke Panglima Polem, mencari makan malam, pilah pilih mencari makanan khas Aceh, terpilihlah Mie Aceh khas RAZALI, dengan pilihan bermacam-macam mie, dari udang, kepiting, cumi, ayam, dll.
Martabe
Bu Maryati rekan dari PUSKUR menawarkan kepada saya Martabe, Apa tuh Martabe ? yaitu minuman khas campuran mix antara Marquisa dengan terong belanda, keduanya di blender diberi es batu, wah… menyegarkan rasanya.