SAKARATUL MAUT !

Banyak orang menyebutnya jika orang yang sedang dalam keadaan menjelang akhir hidupnya adalah “SEKARAT” itu sebenarnya kata pendeknya dari dua kata “Sakaratul Maut”.

Selama ini, sepanjang hidup saya, sampai sekarang ini entah sudah berapa kali saya menyaksikan, melihat dengan mata kepala sendiri beberapa orang yang sedang sakaratul maut (SUBHALLAH, Maha Suci Allah semoga tulisan ini dapat menyadarkan yang membacanya}, mulai dari tetangga dekat rumah sampai tetangga di rumah sakit.

Kejadian yang saya lihat yang membuat saya sangat terkesan dan tak pernah terlupakan ketika meninggalnya Pak Hamzah tetangga saya yang sudah sepuh dan sebatangkara, istrinya sudah meninggal lebih dahulu beberapa tahun sebelumnya, sedangkan anak tidak ada, Apa yang membuat saya terkesan ?

Almarhum Pak Hamzah menghembuskan nafas terakhirnya pas diakhir lafaz LA ILAHA ILALLAH, ketika itu saya masih cukup kecil untuk mengerti tentang sakaratul maut. Pak Hamzah dalam keadaan sakaratul mautnya memang dalam keadaan tenang, para tetangga menungguinya, karena memang beliau orang yang baik dan shaleh, dalam keadaan sakaratul maut itu almarhum dipandu/talqin dzikir oleh Pak RT kami. Walaupun nafasnya tinggal satu-satu tapi lafaz yang diucapkannya jelas banget bagi kami yang menungguinya disekitarnya. Setelah besar saya mengerti bahwa almaruh wafat dalam keadaan yang bagus. Matanya terpejam dengan senyum ikhlasnya terakhir.

Kesan merinding dan tak terlupakan adalah pengalaman melihat seorang dalam sakaratul maut di rumah sakit, ketika itu saya sedang menunggui orang terdekat yang sedang sakit, letaknya persis bersebeangan dengan bed tempat saya duduk. Beberapa anggota keluarganya sedang mengelilingi ada yang mengaji ada yang memandu/talqin, tapi yang sedang dalam keadaan sakaratul maut malah menjerit-jerit sambil matanya melotot, bacaan ngaji dan panduan/talqin tidak dihiraukannya, yang terdengar hanya erangan dan jeritan. Sampai akhirnya nafasnya dicabut, matanya mendelik dengan mulut ternganga. Astaghfirullah…

Sakaratul Maut menurut Al Qur’an

Di akhir sakaratul maut, seorang manusia akan diperlihatkan padanya wajah dua Malaikat Pencatat Amal. Kepada orang zhalim, si malaikat akan berkata, “Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik, engkaulah yang membuat kami terpaksa hadir kami ke tengah-tengah perbuatan kejimu, dan membuat kami hadir menyaksikan perbuatan burukmu, memaksa kami mendengar ucapan-ucapan burukmu. Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik ! ” Ketika itulah orang yang sekarat itu menatap melotot ke arah kedua malaikat itu.

1. Dahsyatnya sakaratul maut bagi orang yang dzalim

Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu”. Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya. (QS Al-An’am 6:93)

(Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat lalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata); “Kami sekali-kali tidak mengerjakan sesuatu kejahatan pun”. (Malaikat menjawab): “Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan”. Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu. (QS, An-Nahl, 16 : 28-29)

2. Sakaratu Maut Bagi Orang yang Bertaqwa

Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: “Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?” Mereka menjawab: “(Allah telah menurunkan) kebaikan”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa, (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): “Assalamu alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan”. (QS, An-Nahl, 16 : 30-31-32)

Dan saat terakhir sakaratul mautnya, malaikatpun akan menunjukkan surga yang akan menjadi rumahnya kelak di akhirat, dan berkata padanya, “Bergembiaralah, wahai sahabat Allah, itulah rumahmu kelak, bergembiralah dalam masa-masa menunggumu”.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Semoga kita yang masih hidup dapat selalu dikaruniai hidayah-Nya, berada dalam jalan yang benar, selalu istiqomah dalam keimanan, dan termasuk umat yang dimudahkan-Nya, selama hidup di dunia, di akhir hidup, ketika sakaratul maut, di alam barzakh, di Padang Mahsyar, di jembatan jembatan Sirath-al mustaqim, dan seterusnya.
Amin !

Iklan

Tentang Deni Triwardana

Staff Pengajar SMK Negeri 3 Jakarta, Mengajar Mata Diklat: Matematika dan Keterampilan Komputer Pengelolaan Informasi (KKPI)
Pos ini dipublikasikan di Informasi, Pengalaman dan tag , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke SAKARATUL MAUT !

  1. sugeng sumari berkata:

    Sesungguhnya tiada yang lebih benar beritanya dan ancamanya kecuali di AL- QURAN semoga kita semua terhindar dari siksa kubur dan Neraka Jahanam Nauzubika Min Zalik saya sangat terkesan dengan cerita certa tersebut yg membuat kita mawas diri, komentar saya cukup 1 teruskan posting cerita yg kayak gini biar semua orang pada mawas diri dan tolong kepada pengelola situs ini kalau ada cerita mengenai yang seperti nin lagi Email saya dong
    Wasaalammualaikum wt Wb

    Sugeng sumari

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s