BERLOMBA UNTUK POPULER ?

Melihat tayangan di televisi menjelang pemilu yang akan datang, banyak orang baik pimpinan partai atau tokoh yang berlomba untuk populer dengan mengiklankan dirinya agar dikenal oleh masyarakat.

Sungguh besar biaya iklan yang harus dibayarkan demi untuk populer.

Sebagai rakyat biasa terus terang tidak ada yang mengesankan dengan tampilan iklan orang-orang yang ingin populer itu.

Kalau memang Hidup adalah perbuatan kenapa yang bersangkutan tidak menunjukkan saja perbuatan yang sesungguhnya dari dirinya sendiri sehingga dapat membuat rakyat berkesan bukan menampilkan orang-orang lain yang berkesan lalu ikut nimbrung untuk supaya berkesan, kalau cuma hidup adalah perbuatan semua orang juga tahulah…

Apalagi iklan-iklan pilkada yang sedang berlangsung di beberapa provinsi. Sungguh menggelikan, terus terang saja itu bukan keaslian yang diperlihatkan, karena demi mendapatkan imej yang bagus dimata masyarakat, yah namanya juga kampanye.

Semoga masyarakat semakin pintar menilai, yang kita butuhkan adalah pemimpin yang shalih dan sederhana. Bukan yang populer dengan cara di kosmetika pada layar media.

Satu yang membuat saya terkesan adalah bagaimana seorang Mahmud Ahmad Dinejad Presiden Iran yang pada waktu kampanye tidak mempunyai uang untuk mencetak foto dirinya agar dapat dikenal oleh masyarakat, tidak seperti kandidat lainnya, yang diakuinya bahwa dia tidak mempunyai dana untuk itu, tapi Maha Besar Allah, si orang yang sederhana itu dapat mengalahkan kandidat yang bermodal besar dengan modal nekad dari kesederhanaannya ia memenangkan kursi kepresidenan di Iran.

Bahkan setelah jadi presiden pun kesederahanaannya masih tetap terjaga, saya mendapatkan fotonya, bahkan tidurpun tetap dilantai beralaskan karpet (foto di atas).

Tidak seperti di Indonesia berapa banyak orang setelah mendapatkan suatu jabatan pada posisi pimpinan, Hidupnya makin makmur, mulai dari keluarga, kerabat, kelompoknya dst, dst, dst. Sampai ke partainya kena kecipratan rezeki hasil dari jabatannya.

Bukannya Saya menggilai Mahmud Ahmad Dinejad presiden Iran itu, atau membandingkan Indonesia dengan Iran. Tapi sebagai Uswatun Hasanah atau contoh yang baik saja.

Dilihat dari lambang negara Iran, bukan juga kebetulan hampir sama dengan lambang satu partai di Indonesia. Partai apakah itu ?

Iklan

Tentang Deni Triwardana

Staff Pengajar SMK Negeri 3 Jakarta, Mengajar Mata Diklat: Matematika dan Keterampilan Komputer Pengelolaan Informasi (KKPI)
Pos ini dipublikasikan di Informasi, Opini, Tasauf. Tandai permalink.

Satu Balasan ke BERLOMBA UNTUK POPULER ?

  1. Pe'es berkata:

    Itu pula yang saya salut dari para pemimpin Iran.. Rata-rata hidupnya sederhana. Sederhana dalam pengertian yang sesungguhnya. Bandingkan dengan para pemimpin di “negara2 Islam” lainnya, apalagi di negara2 petro dollar..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s