Pemimpin Dalam Islam (2)

Ini posting lanjutan yang kemarin, masih tentang kepemimpinan, saya ingin membagi pencarian saya tentang kepemimpinan dalam Islam, mengapa ? karena panduannya begitu jelas ada dalam contoh kepemimpinan Nabi Muhammad SAW.

Berikut ini adalah hasil pencarian saya dari berbagai sumber :

  1. Pemimpin mesti bersikap realistis. Konsep dan perintah-perintahnya mestilah tidak bertentangan dengan realitas kehidupan.
  2. Pemimpin mesti yakin dengan kebenaran pesan-pesan yang disampaikan kepada jama’ahnya. Dia tak boleh nampak ragu dengan prinsip-prinsip kehidupanya, tak goyah keyakinannya serta kokoh dalam pendiriannya.
  3. Pemimpin mesti berani secara alamiah, bahkan ketika ditinggal sendirian ia tetap berani untuk menghadapi kesulitan-kesulitan yang menghadangnya. (kisah Nabi saw dalam kepungan dan ketika di gua Tsur).
  4. Pemimpin mesti memiliki kemuan yang kuat, tangguh dan tidak mau menyerah dalam ketidakberdayaan.
  5. Pemimpin mesti sadar betul akan tanggungjawabnya dan tak ada satupun yang dapat menghalanginya untuk memenuhi tanggungjawab itu. Daya tarik dunia dan kenikmatan hidup tidak dapat memisahkan antara dirinya dan tanggungjawabnya.
  6. Pemimpin mesti berwawasan jauh ke depan dan mampu merumuskan sasaran dengan baik. Ia mesti memiliki kemampuan mental untuk merancang langkah-langkah kemajuan yang harus dilampauinya di masa datang. Ia mesti pula memapu mengevaluasi masa lalu, masa sekarang dan masa datang sekaligus dan menyimpulkannya. Pemimpin yang sering berubah pendirian akan menyebabkan keretakan komitmen dan kekurangyakinan di kalangan komunitasnya.
  7. Pemimpin mesti mengenali anggota komunitasnya secara individual. Ia mesti tahu betul temperamen, karakter, kemampuan dan kekurangan, ambisi dan kelemahan-kelemahan anak buahnya. Ini diperlukan untuk menempatkan mereka pada posisi-posisi yang panting.
  8. Pemimpin mesti memilki karakter yang kuat dan dilengkapi dengan kearifan-kearifan yang bijaksana. Ia mesti kokoh dalam pendiriannya namun cukup fleksible dalam pelaksanaannya. Ia mesti tahu dengan tepat kapan harus menggunakan kekerasan dan kekakuan, kapan pula harus membiarkan dan melindungi. Ia mesti serius dan berwibawa tapi juga rendah hati dan lembut. Ia mesti anggun, amanah, jujur dan adil.
  9. Pemimpin tidak semestinya lemah terhadap godaan-godaan duniawi dan menyalahgunakan kewenangannya untuk itu. Ia mesti hidup seperti orang yang paling miskin di tengah komunitasnya dan tak membeda-bedakan orang di sekelilingnya. Ia mesti mencintai semua orang di sekitarnya, mendahului kepentingan mereka daripada kepentingan mereka sendiri, membuat dirinya dicintai oleh jama’ahnya dengan tulus. Ia mesti dapat dipercaya oleh mereka dan menjaga kesetian dan dedikasi mereka.

Memperthaitkan poin-poin di atas maka tak dapat diragukan lagi bahwa Nabi Muhammad saw. adalah peminpin terbesar yang pernah dipunyai oleh manusia dalam sejarah.

Iklan

Tentang Deni Triwardana

Staff Pengajar SMK Negeri 3 Jakarta, Mengajar Mata Diklat: Matematika dan Keterampilan Komputer Pengelolaan Informasi (KKPI)
Pos ini dipublikasikan di Berita, Informasi, Kepemimpinan. Tandai permalink.

5 Balasan ke Pemimpin Dalam Islam (2)

  1. eNPe berkata:

    sayang sekali pemimpin daerah kami saat ini tidak bisa menjalani kepemimpinan seperti Rasulullah SAW 😦

  2. sudiono65 berkata:

    Sejarah modern mencatat bahwa periaku Rasulallah mulai diyakini kebenarannya. Minggu lalu, Anggota kepolisian Belanda seluruhnya diwajibkan membeli Al-qur’an dan Riwayat Hidup Nabi Muhammad SAW dengan hanya membayar 50% saja dari harga normal sedangkan setengahnya lagi dibayar melalui anggaran kepolisian. Bisa dibayangkan bagaimana dahsyatnya perilaku kepolisian belanda 5 – 10 tahun yang akan datang, Mereka adalah polisi yang berperilaku nuansa islami. Subhanallah

  3. zoel chaniago berkata:

    sungguh susah mencari pemimpin yang seperti itu

  4. Ulin berkata:

    Assalaamualaikum. Tidak ada kata yang pantas saya ucapkan untuk mengenang kepemimpinan terbesar dalam sejarah kecuali sholawat hanya untuk beliau,Nabi Muhammad saww.
    Semoga kita semua menjadi pemimpin bagi diri dan orang yang telah memberi amanat berupa tanggung jawab kepada sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi kita. Setiap kita adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban. Sukron dan tetap semangat ya..

  5. sandi berkata:

    minimal kita bisa memimpin diri sendiri

    http://kertaslecek.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s