Memancing Kreativitas

deni-triwardana-pcplus.JPG

Komputer dalam photo itu masih baru, semula hanya ada tiga unit di ruang guru dengan model lama, sekarang diganti dan di tambah menjadi lima unit semuanya masih baru (seperti tampak pada photo). Apa maksudnya ?

Maksud dari judul di atas adalah berhubungan dengan gambar photonya. Yaitu untuk memancing kreativitas guru agar lebih banyak menggunakan komputer dalam bekerja, Rincian dari Lima komputer itu adalah 1 untuk Para Guru di Program Studi Akuntansi,1 Untuk Program Studi Administrasi Perkantoran, 1 Untuk Program Studi Penjualan, 1 Untuk Program Studi Umum dan 1 yang terakhir untuk Para Staff. Digolongkan begitu agar para guru dari setiap program studi hanya boleh memakai komputer yang diperuntukkan bagi program studinya saja.

Para Kepala Program Studi -pun sudah dibekali laptop dinas begitu juga para staff pimpinan, juga para staff ahli Kepsek. dengan demikian harapan Kepala Sekolah agar para guru terpancing dengan sarana yang diberikan.

Sampai tulisan ini dibuat saya masih mengamati keterpakaian, dan keterpancingan kreativitas para guru di sekolah tempat saya mengajar dengan adanya sarana ini. walaupun masih ada yang keberatan banget dengan adanya sarana ini (aneh juga ya…) tapi guru seperti itupun tidak banyak (diberikan sarana malah tidak mau memakai).

Setiap guru sudah diberikan usb flash disk demikian juga para staff karyawan tata usaha.
Akses internetpun sudah sampai juga di ruang guru dan ruang tata usaha, juga hotspot area bagi laptop yang ber-wifi sudah dapat langsung berinternet ria di sekolah.

Keadaan yang terbaca oleh saya kepada rekan guru yang tidak mau memakai sarana ini adalah tidak terbiasa, takut dibilang bodoh, malas belajar menggunakan komputer, dan ada juga yang bebal ! artinya sarana sudah di tangan tapi benar-benar hanya sebagai asesories, tidak digunakan. (aneh juga ya…) malah dimanfaatkan oleh pihak lain.

Ada juga beberapa rekan guru yang sudah sepuh bahkan yang akan pensiun masih semangat belajar menggunakan komputer dengan pertemuan rutin setiap hari Rabu, dan sekarang telah terbiasa menggunakan komputer bahkan untuk mengisi nilai siswa untuk Kartu Hasil Studi Siswanya.

Kira-kira itulah gambaran para guru di sekolah tempat saya mengajar dengan adanya sarana komputer dan akses internet, bagaimana dengan yang di tempat Anda ?

Tentang Deni Triwardana

Staff Pengajar SMK Negeri 3 Jakarta, Mengajar Mata Diklat: Matematika dan Keterampilan Komputer Pengelolaan Informasi (KKPI)
Pos ini dipublikasikan di Berita, Informasi, Pengalaman. Tandai permalink.

19 Balasan ke Memancing Kreativitas

  1. Helgeduelbek berkata:

    Ditempat saya cukup parah pak, yang pakai hanya itu2 saja. saya berencana melakukan kegiatan rutin untuk pemakaian internet, disela2 jam gak ngajar. Barang kali ada yang tertarik. ICT gimana kabarnya pak sudah cair dananya sehingga beli komputer itu yah?

  2. Deni Triwardana berkata:

    Alhamdulillah Pak, Dananya sudah cair sejak Januari, Kegiatannya masih memperlengkapi peralatan, Komputer yang saya ceritakan di atas adalah limpahan akibat dari Bantuan Revitalisasi alat dari Direktorat.Kiat dari sekolah kami adalah tiap guru wajib membuat laporan secara softcopy, sehingga mau tidak mau harus berkomputer walaupun masih ada yang masih melalui pihak kedua (dibuatkan oleh teman, atau anaknya atau siswanya)

  3. Nurhayati berkata:

    Makin oke aja nih smk nya pak Deni, Ada yang mau saya tanyakan mengenai tambahan subsisdi bandtwith dari telkom. saya tadinya pake wan DKI tapi udah 2 kali kena petir. jadi sekarang pake speedy. Gimana caranya tuk dapet subsidi bandwith
    Thanks ya pak Deni!

  4. willyedi berkata:

    Keadaan yang terbaca oleh saya kepada rekan guru yang tidak mau memakai sarana ini adalah tidak terbiasa, takut dibilang bodoh, malas belajar menggunakan komputer, dan ada juga yang bebal ! artinya sarana sudah di tangan tapi benar-benar hanya sebagai asesories, tidak digunakan. (aneh juga ya…) malah dimanfaatkan oleh pihak lain.

    Kutipan itu sama persis dengan di sekolah saya.
    Kenalan, Pak Guru.

  5. dedidwitagama berkata:

    Thx Pak Deni atas reportasenya …

  6. Evy berkata:

    waah keren ya…mudah2an strategic planning bagus, sehingga bermanfaat

  7. deKing berkata:

    Wow sekolah Pak Deni mantap sekali…sayang ya masih ada guru yang tidak mau memanfaatkan fasilitas yang disediakan.

  8. kangguru berkata:

    walah itu susahnya, ada fasilitas ngak dipake, ngak ada fasilitas jadi alasan aduh gimana ini

  9. Ahmad Maskuri berkata:

    Ngiler juga lihat komputer Bapak..

    Di tempat kami juga sudah disediakan 5 unit untuk para guru. Ya sekedar bisa buat kerja pak. Sayangnya kalau siang pulang gitu aja pak … komputernya jarang dimatikan. Soal kebersihan.. wah susahnya pak. Kok pak guru beda dengan para siswa ya? Habis praktik komputer dimatikan… ada debu dimonitor aja buru-buru minta kemocing/sulak. Untung saja pak, Pak Bon-nya bisa komputer.

  10. Deni Triwardana berkata:

    @Bu Nurhayati: Subsudi bandwith berkaitan dengan jardiknas, subsidi kami dapatkan karena nama sekalah kami tercantum dalam surat edaran dari Sudin Jakarta Pusat. Untuk ibu di Jakarta TImur harausnya dapat juga deh…(konfirmasi ke Sudin sstempat)

    @Willyedi : Sepertinya kondisi para guru kita sama ya pak.

    @Dedidwitagama : Terima Kasih kembali Pak.

    @Dokter Evy: Alhamdulillah…

    @Deking: Untungnya guru yang seperti itu sedikit Mas…

    @Kangguru: Yang penting masih banyak yang semangat untuk maju.

    @Ahmad Maskuri : Disekolah kami ada petugas khuss Maitenance and Repair IT sehingga cukuplah yang mengambil alih tugas itu.

  11. siswadi berkata:

    kapan sekolah saya punya fasilitas seperti itu untuk para gurunya

  12. micokelana berkata:

    Keren banget LCD nya.. buat saya pak satu😀.

  13. Ping balik: Mari Berbagi

  14. abinajla berkata:

    di sekolah kami antusias belajar murid (bahkan gurunya ngak mau kalah) cukup tinggi sayang fasilitas pendukung yang sangat minim (perbandingan 140 siswa : 8 komputer)padahal sekolah informatika lho! ya cuman swasta. Mungkin ada yang bisa bantu bagaimana cara mendapat bantuan sarana komputer ?
    Tapi bagi saya mengajar di sekolah ini besar hikmah yang saya dapat, saya yang mengajar agama Islam jadi ngak terlalu bureng soal komputer.
    kami tunggu bantuannya

  15. willly berkata:

    wah mantep bro,,,karna atasannya peka akan teknologi .yahhh otomatis akan ada perbaikana sarana tuk mengejar teknologinya…..Pak Deni….kapan-kapan silahkan main ke pgri 31 ..tuk melihat kondisi lab komputer kami,walaupun sudah usang namun oce pak…dan antusias guru juga oce karna banayk guru mudanya pak…akan tetapi sistem sekolah kami masih jadul pak.Tapi saya sendiri siap tuk menyonsong ke arah sana….

  16. aish berkata:

    IH… aku mau sekolah lagi….
    KOmputernya MANTAP BO!
    Jagain ati2 nanti ilang kaya file pak bustamam…
    HE..HE…16x

  17. de berkata:

    ya iya lah masa cuma warnet2 doang yg di sweeping…. payah tuh microsoft… coba tuh sweeping juga kantor2 polisi, kejaksaan, dan instansi2 pemerintah lainnya…. sama lah mereka juga pake bajakan… semuanya payah…. :-j

  18. Ping balik: KUPAS TUNTAS KREATIVITAS « Labschool Jakarta

  19. Modifikasi Mobil berkata:

    rasanya mereka belum paham menggunakan perangkat komputer tersebut..klo mereka sudah paham pastinya ikutan membalas komentar yang kita berikan disini.. hehehe tul ngga..🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s