FANATIK “BUTA”

deni-triwaradana-fanatik.jpgGambar di samping saya ambil dari Koran Tempo edisi Kamis, 22 Februari 2007, Saya tertarik dengan berita ini, Apakah “FANATIK” itu perlu dan penting ?

Isi dari berita ini adalah: seorang pria fanatik menembak mati Zilla Huma Usman, 35 tahun, menteri perempuan di Negara Bagian Punjab karena tak berjilbab. Penyerang yang di identifikasi bernama Mohammad Sarwar mendekati menteri yang juga aktivis hak-hak perempuan, itu dan menembaknya.
Ia dibunuh pria fanantik saat hendak menghadiri sidang partainya. di pusat Kota Gujranwala. Menurut Polisi yang memeriksa pria Fanatik itu menembak Zilla karena dia tak mematuhi aturan busana muslim dan giat mengkampanyekan emansipasi.

Setelah membaca isi beritanya saya berfikir apakah Mohammad Sarwar sang pembunuh itu akan di hukum mati ? Jika dihukum mati ? ya jelas mati (ya… iyalah…) terus diakhirat diadili oleh malaikat, Pertanyaan malaikat apa kira-kira mungkin sama seperti polisi “mengapa engkau bunuh Zilla Huma Usman ?”
Atau mungkin tidak usah ditanya lagi langsung disiksa karena perbuatannya itu (karena malaikat tentunya sudah tahu perbuatan sang pembunuh itu)
Atau bahkan tidak dihukum sama sekali mungkin juga masuk surga karena yang dilakukan adalah fanatik dengan agamanya dan Zilla Hina Usman memang layak dibunuh untuk memperingkatkan kaum wanita muslimah di Pakistan sana agar berjilbab?
Ada Pendapat lain ?

 

Tentang Deni Triwardana

Staff Pengajar SMK Negeri 3 Jakarta, Mengajar Mata Diklat: Matematika dan Keterampilan Komputer Pengelolaan Informasi (KKPI)
Pos ini dipublikasikan di Informasi, Opini. Tandai permalink.

13 Balasan ke FANATIK “BUTA”

  1. Helgeduelbek berkata:

    wah belum pengalaman jadi malaikat pak, jadi gak tahu kira2 gimana yah. wis nunggu komentar yang lain saja deh.🙂

  2. prayogo berkata:

    Kalau benar-2 mau mengikuti sariat Islam, saya pikir pakai jilbab itu merupakan suatu keharusan. Karena aurat itu harus ditutupi, tdk untuk di pamerkan.

  3. an2 berkata:

    Ada berbagai cara untuk menyadarkan orang, dan jika bisa, kekerasan harus dihindari sebisa mungkin, kecuali apabila tidak ada jalan lain lagi. Bukannya menjadi kompromis terhadap hukum islam, tetapi kita hidup sebagai umat manusia di muka bumi ini ada tujuannya, ada maknanya, dan kita berdampingan dengan berbagai macam keragaman yang terus terang harus bisa disikapi dengan benar dan bijaksana.

  4. Ronsen berkata:

    @prayogo
    tidak ada ditulis mentri tsb sedang memamerkan auratnya.

  5. kangguru berkata:

    Apa ngak ada yang ngingetin itu mentri,tapi kayaknya motifnya bukan hanya jilbab

  6. Tambunan berkata:

    lho semestinya sebagai orang yang brkedudukan semestinya mengasi contoh yang baik bawahan atau masyrakatnya. kalo bisa usahakanlah sesuai agama yang dianut, dan mengerti situasi yang ada.

  7. senyumsehat berkata:

    Apakah pada jaman nabi ada wanita di bunuh gara2 ga berjilbab? Apakah Allah menilai manusia sebatas penampakan dan bukan hati? bagaimana dg cerita seorang pelacur masuk surga gara2 memberi minum anjing, kenapa pelacur itu gentayangan dan ga ada yg membunuh? Biarlah Allah yang menilai kita, manusia tahu apa sebenernya?

  8. risna berkata:

    Memang seharusnya Zilla berjilbab, karena itu adalah kewajiban kaum muslim. walopun hatinya baik kalo tidak berjilbab dan dia seorang muslim maka perlu ditanyakan kembali apa benar dia muslim atau bukan.
    Untuk hukuman, biarlah Allah yang akan melakukannya

  9. deKing berkata:

    Fanatisme memang sering membahayakan
    Apakah dua2nya salah? Semua tergantung sudut pandangnya kali ya😀

  10. masdhenk berkata:

    walah…
    wong infonya cuman sepotong…potong..
    mana kita gak tahu yang aselinya gimana…
    mungkin disinilah peran media agar bertutur jujur dan apa adanya….

    apa ya benar karena gak berjilbab saja?, atao cuman judul temen temen pers yang seperti biasa bombastis, dengan tameng : ini kan kebebasan pers..!!
    tau ah gelap..

  11. aish berkata:

    ketika alloh memberi wahyu tentang jilbab, kemudian wanita muslimah segera bergegas memakai korden mereka untuk dijadikan JIJBAB…
    sungguh Betapa Sami’na Wa Ato’na wanita muslimah tersebut pada Alloh…
    Pantas saja jika Wanita Tersebut dibunuh…
    krena ia memang tidak taat ada Alloh dan Rasul_Nya BRAVO UNTUk INFONYa..
    SALUTE UNTUK PAK dens komputer

  12. HE_HE_HE berkata:

    OWW .. GUAMPANK ATUH EUY BIKIN BERITA SEMACAM ITU MAH. KAYAK GINI : KYAI MENODAI SANTRIWATI KARENA DIPAKSA KARYAWAN DEPAG. MUDAH KHAN … UDAH KEBACA APA MAU NYANG POENYA BLOG INEEHH … HE_HE_HE ! PASTI DECH KOMENT NYA MECEM2. RATA2 DIPOLITISIR AME BIANG KEROX KAVRUTZ. NYANK POENYA GENGGSOT DONK NYADURNYEE JENGAN STENG SDUUT. NTAR DIBAHAS DI METRO TV ATO DI ISLAMLIB.COM

  13. Bavo berkata:

    Wah ngeri juga ..kalau semua merasa berhak menghakimi orang lain salah karena beda apalagi berdasarkan ajaran agama…bisa2 agama jadi sumber pengabsahan kebencian, kekerasan…kok sepertinya ada yang salah ya…mosok membunuh jadi benar??toolonggg…….gelap

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s