Surat dari Microsoft

deni-triwardana-microsoft.gifHari Kamis 25 Januari 2007 kemarin saya mendapat beberapa lembar salinan surat dengan pesan disposisi coretan Kepala Sekolah di atasnya “Mohon diskusikan dengan saya”, setelah membaca sekilas ternyata dari PT. Microsoft Indonesia yang jelas bukan pemberitahuan akan disweeping tapi penawaran penjualan softwarenya dengan harga lebih murah yaitu hanya 70 % saja, plus bonus-bonus yang cukup melimpah, surat ini di tanda tangani langsung oleh Pak Marta Adi Darma (Account Manager, Public Sector – Education), orang yang cukup saya kenal pada beberapa kali acara Partner In Learning-nya Microsoft, terakhir berjumpa pada waktu saya menjadi nara sumber pada pelatihan dan sertifikasi instruktur KKPI se-Jakarta (Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi) di Hotel Crown (Nopember 2005), karena acara ini disponsori oleh Microsoft, sehingga beliau datang sebagai pemberi pesan sponsor.

Sesuai dengan disposisi yang saya terima, sayapun menuju ke ruang kepala sekolah untuk mendiskusikan surat dari Microsoft tersebut.

Dari hasil diskusi disepakati SMK Negeri 3 Jakarta tetap bertekad menggunakan Linux di seluruh area sekolah (keputusan yang berani !), bukan saja dengan harga yang ditawarkan dari Microsoft yang hanya 70 % itu masih relatif cukup mahal, tapi sebagai perintis untuk sekolah-sekolah disekitar wilayah Jakarta Pusat dan sekitarnya bila perlu sebagai percontohan sehingga sekolah lain dapat belajar serta pelatihan mengggunakan Linux di SMK Negeri 3 Jakarta (wah… bisa repot nih…).

Iklan

Tentang Deni Triwardana

Staff Pengajar SMK Negeri 3 Jakarta, Mengajar Mata Diklat: Matematika dan Keterampilan Komputer Pengelolaan Informasi (KKPI)
Pos ini dipublikasikan di Pengalaman. Tandai permalink.

33 Balasan ke Surat dari Microsoft

  1. helgeduelbek berkata:

    Pak Deni Di SMKN 3 JKT rencananya makai linux apa? Mungkin pak Deni bisa merekomendasikan untuk sekolah saya?

  2. Deni Triwardana berkata:

    Pak Urip sejak thn 2004, di sekolah kami memakai linux dengan banyak distro, dari mandriva, blankon, topi merah, fedora core, ubuntu, edubuntu, simply mepis, igos, depdiknux, slackware, debian dan wah… masih banyak lagi setiap komputer distro linuxnya berbeda-beda. untuk Pak Urip saya sarankan edubuntu sudah cukup deh.

  3. kangguru berkata:

    Dukung gerakan FOSS daripada buat beli lisensi seberapa murahpun lebih baik buat upgrade atau apa kek……

    Benar Kangguru (sampai saat ini saya masih belum tahu nama sebenarnya) itu taktik untuk penghematan soalnya dari segi kemampuan linux gak kalah handalnya

  4. feha berkata:

    saluuuuttttttttt

    Kepada Mas Feha (jika memang demikian panggilannya) terima kasih atas komentarnya (rekor paling singkat di blog ini)

  5. samosir berkata:

    Selamat Pak!
    Kalo beli lisensi Microsoft sekarang, kalo mau upgrade terpaksa beli lisensi lagi. Ditambah software2 baru di masa yang akan datang bakalan beli lisensi lagi. Jadinya ketergantungan.
    Dukung Open Source dan Free Software!

    Terima kasih Pak Samosir, saya masih terus menunggu tulisan-tulisan Bapak tentang linux, sebagian besar sudah menjadi referensi saya, untuk bahan ajar dan sharing sama teman guru yang lain.

  6. prayogo berkata:

    Kedepan pengennya saya akan menggunakan open source karena memang dari segi biaya jauh lebih murah. Mari dukung perkembangan duna open source….

    Pak Deni, terima kasih dah pasang url saya diblog ini, saya akan pasang url bapak di blog saya….
    Salam kenal….

    Pak Prayogo, Terima kasih Juga, saya merasa harus banyak menambah teman sesama pekerja IT seperti Pak Prayogo

  7. vavai berkata:

    Wah, bagusz mas. Saya dukung penuh inisiatif sekolah menggunakan Linux. Diskon tinggal diskon, kalau sudah kecanduan sulit lepasnya :-P.

    Maju terus mas, insya Allah akan banyak dukungan dari rekan-rekan komunitas Open Source

    Kepada : Mas Muhammad Rivai Andargini, terima kasih Mas, mohon izin website vavai-nya saya akan masukan juga ke blogrol sehingga dapat menambah cepat akses saya ke sana yang isinya bagus-bagus untuk wawasan IT saya.

  8. IMW berkata:

    Salut kepada keputusan SMK3, di tengah-tengah trend pokoknya dapat bonus, SMK3 berani melawan arus.

  9. Brahmasta berkata:

    Wah, keputusan yang berani! Salut. Bagus kalo sejak di sekolah mulai dibiasakan menggunakan Linux, mencegah ketergantungan pada produk-produk yang konsumtif. 😀

  10. Aris berkata:

    Salut…
    Dimana ada niat disitu ada hasil 🙂

  11. ndoro kakung berkata:

    tepuk tangan dan angkat jempol untuk pak guru .. 😀

  12. Jia You Linux Indonesia
    Mulai dari kecil ajarkan open source
    jangan diajari berhutang !!

  13. kang deden berkata:

    Wah saya dukung sekali pak, untuk linuxasi .. saya support dech pak

  14. mrtajib berkata:

    great choice for future indonesia.

  15. ech berkata:

    Hampir setahun lalu sekolah almamater saya juga dapet surat cinta dari M$ (sman13jkt, kebetulan istri saya guru disana) tapi isinya agak lain, intinya adalah peringatan tentang penggunaan s/w illegal. Dikirim via fax dan ga ada iming2 diskon 70% tuch. Sedikit bikin heboh, tapi waktu itu saya cuma komentar, “Sekolah koq di sweeping? Justru kalau bisa mereka suruh nyumbang dong..”. Ya, menurut saya salah alamat kalau M$ mengirim surat seperti itu ke lembaga sekolah. Namun ada sisi positifnya juga, pihak manajemen sekolah menjadi peduli dengan solusi opensource.

    Saya dan rekan alumni juga sedang merintis sosialisasi opensource di sekolah saya. Salam.

  16. andriansah berkata:

    Selamat dan Salute

  17. Rusmanto berkata:

    Selamat. SMKN 3 dari dulu emang oke 🙂 Semakin banyak sekolah menggunakan Linux. Berikut ini yang saya tahu (sebagian atau seluruhnya pakai Linux):
    – SMA 3 (Al Azhar) Keb. Baru.
    – SMAN 81 Jakarta Timur
    – SMK-SMK TI di seluruh Indonesia.

  18. agorsiloku berkata:

    Salut dan bagus begitu, jangan mudah diprovokasi oleh penawaran seperti itu deh. Linux, freebsd, kubuntu, adalah jalan salah satu menuju pembebasan dari ketergantungan bangsa dari kapitilistik modern.

  19. agung berkata:

    justru ini merupakan langkah yang bagus dunk mas. dan bisa menjadi contoh sekolah lain. nmun yang sulit adalah mengubah kebiasaan siswa dalam menggunakan Windows ke Linux. tapi emang patut di coba sie

  20. sufehmi berkata:

    Selamat! Semoga usaha ini berjalan dengan lancar dan sukses.

    Pada saat ini saya dan kawan2 di Komunitas Ubuntu Indonesia juga sedang membantu migrasi sebuah sekolah lainnya ke Linux.

    Apa mungkin sebaiknya dibuat semacam forum untuk sekolah-sekolah ini pak? Jadi seperti forumnya k12ltsp di Amerika, mereka bisa:

    1. saling berbagi pengalaman
    2. saling berbagi tips
    3. saling membantu ketika ada masalah
    4. jadi punya bargaining power yang lebih besar ke semua pihak untuk kepentingan2nya.

    Kalau tertarik, saya bersedia membantu memberikan akses ke server saya dan fasilitas2 yang diperlukan (email, milis, forum, situs, dll)

    Moga membantu. Semoga sukses!

  21. kang deden berkata:

    Iya pak, sangat setuju dengan pemikiran bapak untuk migrasi ke linux … justru seharusnya di sekolah-sekolah dikenalkan mengenai OPEN SOURCE, sejak dini .. hingga nanti bangsa ini ngak ketergantungan ma Microsoft, untuk itu mudah-mudahan jg sumber daya pengajarnya jg peduli dan mau di “DOWNGRADE” (dari yg bayar ke gratisan dan dari yang gampang ke yang agak rumit”, salam kenal pak .. dan memang kita-kita sangan mengharapkan giuru-guru yang berpotensi memikirkan bangsa seperti bapak .. Viva Open Source Pak

  22. Deni Triwardana berkata:

    Wah… hari ini Senin, 5 Februari saya baru buka kembali blog ini, ternyata sambutan meriah komentar rekan-rekan membuat saya smakin semangat, kepada rekan-rekan yang akan mendukung dan memberi bantuan saya akan catat dan hubungi, Terima Kasih banyak ya…, Apalagi sekaliber I Made Wiryana, yang tulisannya di Info Linux selalu saya baca memberi komentar juga disini Terima Kasih Pak Made. Adalagi Pak Rusmanto dari Infolinux, Tambah lagi Pak Harry Sufehmy dari Penggiat Linux khususnya Ubuntu-Indonesia, Terima Kasih Pak Atas Komentarnya.

  23. Dedi Dwitagama berkata:

    Bravo … ! keep fight friend

  24. Prihantoosa berkata:

    Saya pikir kalau alasannya hanya karena murah belum cukup. Sebenarnya yang juga tak kalah penting adalah sebuah rintisan menuju Indonesia Mandiri di Bidang IT, dan ini yang teman-teman SMK3 lakukan, salut !

    IMHO, Seharusnya Menkominfo malu hati dengan semangat yang berkibar di sekolah ini ya 🙂

    Saya merasa suasana dan semangat ini mungkin mirip (walaupun saya tidak mengalaminya) dengan bagaimana suasana kebatinan dulu para pemuda di tahun 1928 dengan sumpa pemuda nya. Walaupun saat ini substansi perjuangan berbeda tetapi esensinya mirip, …
    kemandirian & kebebasan !

    Merdeka Bung ! Tetap semangat !

  25. Deni Triwardana berkata:

    Terima Kasih Pak Toosa dari Komunitas Linux Ubuntu-Indonesia

  26. gilang berkata:

    seharusnya orang2 tidak membuang sembarangan jadi banjir tidak menimpanya

  27. Amalia berkata:

    Pagi pak,
    Salut untuk Sekolah Bapak.
    Saya perempuan dari lulusan pendidikan akuntansi.
    Sejak awal tahun ajaran ini saya mengajar di sekolah kecil yang masih menginduk ke sekolah lain, dengan lab yang full linux karena keterbatasan dana (LTSP). Meski baru dikenalkan dengan Linux, saya sendirian langsung mengajar untuk semua kelas (X,XI,XII) akan tetapi masih tersandung dengan rekan kerja dan soal-soal dari MGMP yang masih windows based.
    1.Dapatkah Bapak memberikan silabus TIK yang telah menggunakan Linux ?
    2.Dapatkah bapak memberikan tips agar rekan kerja tidak sinis dengan Linux dan mau ikut menggunakan bahkan mengajar TIK dengan Linux ?
    3. Apa yang harus saya lakukan di hadapan guru sekolah lain dalam MGMP TIK mengingat hanya sekolah ini satu-satunya di kabupaten kami yang full Linux di lab sekolah ?

  28. Deni Triwardana berkata:

    Kepada Mbak Amalia, yang diinginkan Mbak sedang dalam tahap penyelesaian, Modul Pembelajarannya pun sedang dalam garapan, tertunda karena saya harus ikut Gupres, ditunggu saja ya Mbak,

  29. anas berkata:

    Hebat, salut. Buat apa bayar lisensi kalau ada yang gratis, khan bisa buat yang lainnya.

  30. Muhammad Subair berkata:

    Salut Pak buat pengambil keputusan di sekolahnya

  31. Agit Ariffiandi berkata:

    assalamualaikum…salam kenal nih pak deni…dari agit dari sukabumi
    salut untuk pak deni, untuk ketidakberpihakannya pada perusahaan penghisap darah insan2 IT. tetaplah setia pada Open Source, karena inilah penunjang masa depan IT kita yang lebih cerah….

  32. Agit Ariffiandi berkata:

    halo pak deni…jika bapak sempat melihat ke atas koment ini…saya adalah pemilik warnet di sukabumi. Alhamdulillah sekarang warnet saya sudah full open source, memakai Ubuntu 8.04.1 Hardy Heron.
    Jika bapak mau studi banding silahkan sempet ke sukabumi, main yah ke warnet saya di Jl. Ir. H. juanda no. 1 cafe Popeye Lt. 2 Sukabumi…
    ditunggu nih pak…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s