Para Pembajak Bersiaplah !

deni-triwardana-sofyan-djalil.jpgPrediksi saya jika MOU antara Menkominfo dan Microsoft dibatalkan maka akan terjadi sweeping besar-besaran.
Sehingga alasan Bapak Sofyan Djalil yang katanya adalah untuk melegalkan yang selama ini dipakai dikantor-kantor pemerintah dengan cara membajak dapat juga diterima akal sehat.
Tapi memang perlu dibuktikan keberanian Microsoft mensweeping kantor kepolisian, kantor kehakiman, kantor kejaksaan. Apalagi sekolah-sekolah, Selama ini yang gencar diberitakan adalah sweeping warnet-warnet nah… sekarang warnet-warnet sudah pada pinter nge-Linux, jadi memang perlu di sweeping dulu itu sekolah-sekolah, kantor-kantor kepolisian, kantor-kantor kehakiman dan kantor-kantor kejaksaan, atau kantor-kantor yang lain supaya jadi pinter nge-Linux seperti warnet-warnet itu.
Kalau alasan Menkominfo hanya untuk memperbaiki rating sebagai negara pembajak hak intelektual sepertinya gak ngaruh tuh…!
Jadi bagi para pembajak bersiaplah !

Iklan

Tentang Deni Triwardana

Staff Pengajar SMK Negeri 3 Jakarta, Mengajar Mata Diklat: Matematika dan Keterampilan Komputer Pengelolaan Informasi (KKPI)
Pos ini dipublikasikan di Opini. Tandai permalink.

11 Balasan ke Para Pembajak Bersiaplah !

  1. helgeduelbek berkata:

    Iyah nih saya sedang bersiap-siap, semoga tahun ajaran depan semuanya sudah bisa migrasi. Bukan takut di sweeping lho… silahkan saja di sweeping tapi pemerintah harus tahu kosekwensinya.

  2. kangguru berkata:

    setuju migrasi aja deh. Dari pada konon katanya US$50 juta diberikan ke microsoft mendingan beliin komputer bagiin kesekolah sekolah. Sisopnya pake Ubuntu aja

  3. dirac berkata:

    semoga lembaga pendidikan segera migrasi ke OpenSourceSoftware

  4. bicaraislam berkata:

    microsoft bikin bangsa kita bodoh, saatnya para guru dosen melakukan pembaharuan. (BTW dosen-dosen aja banyak yang gak ngerti komputer :D)

  5. Deni Triwardana berkata:

    ada lagi khabar baru setiap sekolah (SMK & SMA )di Jakarta sejak kemarin 26 Januari 2007 dapat surat penawaran dari microsoft, dengan harga 70 % lebih murah dengan bonus melimpah, rupanya agar suapaya tertarik, tapi 70 % saja masih mahal kok, mending Linux aja ya…kan

  6. kangguru berkata:

    Halah sekolah mesipun discount 90% tapi ya itu ngak bisa mempelajari apa-apa dari softwarenya selain menggunakan jendela

  7. eroemi berkata:

    Kesimpulan: kalau jadi, selain butuh duit untuk beli window$ and opis, juga butuh duit buat sweeping?

    Efeknya baru kerasa 1 generasi lagi, ketika itu murid udah menjadi para orang tua, taruhlah jadi menteri communication and information, nanti mereka mengharuskan semua komputer pemerintah pake window$, sudah nggak pake MOU lagi.

  8. biliar berkata:

    Pindah ke linux aja

  9. biliar berkata:

    ppindah ke linux

  10. Wisnu Djatmiko berkata:

    kondisikan dulu anak2 TK dan SD menggunakan Linux.. ya 20 th ke depan mereka dijamin ndak pake program microsoft. kalau kondisi saat ini mau di ubah energinya sangat besar. piye ndak mudeng ta?

  11. abumie berkata:

    wah..wah.. pusing juga yah, emang sih monopoli yang dilakukan microsoft saat ini adalah simbol ketakutan dari mulai menanjaknya penggunaan linux diberbagai bidang, microsoft mulai ketar-ketir dengan akan melakukan sweeping dengan harapan ketakutan masyarakat akan menjadi dan menggunakan windows sebagai OS pada sistemnya. emang ga bisa kita pungkiri penggunaan linux memang terbatas pada orang-orang tertentu saja dan sampai saat ini orang masih berpikir untuk pindah ke linux dengan berbagai perintah di terminalnya……. ayo maju bangsa indonesia tinggalkan OS penggerogot uang kita ( Windows )

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s