MINTA DITAHAN

deni-triwardana-dr-koren-tempo.jpgKemarin, Hari Kamis tanggal 19 Januari 2007, di beberapa Media Cetak maupun Elektronik ada berita tentang Koruptor Insyaf, sang koruptor ini bernama Hamzah M.D. beliau datang sedirian dari Kalimantan Ke Jakarta memprotes pihak KPK ( Komisi Pemberantasan Korupsi ) dan pihak Kejaksaan kenapa sampai sekarang masalahnya belum selesai padahal sudah sangat jelas menurut beliau, dirinya bersalah kok belum ditangkap-tangkap, sambil membawa poster besar di tangan yang berisi kata-kata keterangan tentang koruptor insyaf lengkap dengan daftar dan keterangan apa yang dikorupsinya sang koruptor yang mengaku ini berpose dengan posternya di bundaran Hotel Indonesia kemudian di potret oleh para wartawan.

Tujuan dari apa yang dilakukannya adalah berharap para koruptor yang ada di negeri ini insyaf dan menyerahkan diri seperti dirinya agar negeri ini dapat terhindar dari segala bencana, baik di darat ( banyak kecelakan di darat kereta terguling, bus tabrakan atau masuk jurang ), di laut ( Kapal pada tenggelam ) di Udara ( Pesawat Meledak ) belum lagi bencana-bencana alam lainya.

Bapak Hamzah M.D. ini adalah mantan anggota DPRD Kota Bontang, yang dikorupsinya adalah dana asuransi untuk wali kota serta 25 anggota DPRD lainnya dengan nilai keseluruhan sebesar 2 miliar.

Beliau Minta Ditahan. Sesuai dengan singkatan dari akhir namanya Hamzah M.D. mungkin M.D ini singkatannya Minta Ditahan. Sayang banget beliau tidak berfikir, kalau nanti benar-benar kejadian banyak koruptor yang mengaku kemudian minta ditahan, sepertinya seluruh penjara yang ada di Indonesia tidak akan cukup menampungnya.

Nah ini mungkin juga agak menyimpang… kalau seluruh kantor-kantor pemerintah, kepolisian, kejaksaan, sekolah-sekolah yang ada di seluruh Indonesia di sweeping sofware bajakan kemudian di tuntut secara hukum kemudian seluruhnya nyerah tidak mau bayar lisensi tetap mau pakai bajakan selanjutnya dipenjarakan, semuanya pasti juga tidak muat seluruh penjara di Indonesia untuk menampungnya, kalau semuanya minta ditahan, akhirnya karena tidak muat yah… sudah jadi tahanan rumah, karena menjadi tahanan rumah yah… pakai lagi software bajakan. Gimana ?

Tentang Deni Triwardana

Staff Pengajar SMK Negeri 3 Jakarta, Mengajar Mata Diklat: Matematika dan Keterampilan Komputer Pengelolaan Informasi (KKPI)
Pos ini dipublikasikan di Berita, Opini. Tandai permalink.

4 Balasan ke MINTA DITAHAN

  1. murniramli berkata:

    Jadikan mereka tahanan rumah plus
    perintahkan PLN mutusin listriknya.

    Memang susah ya, Pak mengurus orang yang
    cuerdiik, berakal bulus. Addddaaa aja
    idenya u untung n tidak buntung.
    hehehhe….

  2. Deni Triwardana berkata:

    Wah… Jangankan software PLN pun dibajak dengan cara nyolong stroom, dengan menambah daya sendiri tanpa sepengetahuan pihak PLN.
    BTW bagaimana dengan di Jepang BU Murni ? apakah penggunaan softwre bajakan ada juga disana ?

  3. murniramli berkata:

    Ada juga, Pak. Terutama orang non Jepang
    (maksudnya org Asia Tenggara….hehehe..
    malu nyebut Indonesia).Tp aturannya sangat
    ketat di sini, Pak. Pas kami berangkat dr
    Indonesia sdh diwanti2 ga boleh bawa bajakan
    heran…org Jepang kok ya ga doyan ngebajak
    ya ?

  4. ifan berkata:

    yah, tobatlah. bokan digebug allah……

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s