Jadi Konsultan Dadakan !

deni-triwardana-kasubdis-tendik.jpg

Hari selasa pagi kemarin, tanggal 16 januari 2007, saya ditelpon Pak Sidiq Yasin Salah Seorang Staff dari Subdis Tendik ( Sub Dinas Tenaga Kependikan ) Dinas DIKMENTI Prov. DKI JAKARTA, untuk menghadap beliau sehubungan dengan akan diadakannya workshop bagi guru-guru yang mengajar mata pelajaran ekonomi. Sempat bingung… karena jauh dari pada mata pelajaran yang saya ajarkan yaitu di bidang TI dan Matematika. Waktu Pertemuan di Sepakati Pukul !4.00 WIB.

Setengah Jam dari waktu yang ditentukan saya sudah berada dihadapan Pak Sidiq Yasin, Selain saya telah ada lebih dahulu pak Agus dari SMK Negeri 6 Jakarta yang benar-benar guru yang mengajar mata pelajaran ekonomi.

Tepat pada kedatangan saya ternyata Pak Rationo, Kepala Subdis Tendik berada di ruangan Pak Sidiq Yasin.
Mungkin… sudah menanti kedatangan saya. Sambil menunggu kedatangan rekan guru yang lain kami yang sudah datang langsung menuju ruang rapat di Ruang Kasubdis Tendik.

Beberapa saat setelah rapat dimulai ternyata Pak Dedi Dwitagama ( Kepala SMK Negeri 3 JAKARTA) juga datang, jadi di ruangan rapat ada 2 orang dari SMK NEGERI 3 JAKARTA. ( pada awalnya saya belum tahu jika kepala sekolah saya juga diundang ).

Diawal rapat Pak Rationo sebagai Kasubdis Tendik Dinas Dikmenti Prov. DKI Jakarta, mengemukakan tentang akan adanya Workshop bagi guru-guru yang mengajar mata pelajaran ekonomi mulai dari tanggal 5 Februari sampai dengan 10 Februari 2007 di LPEM FEUI (Salemba). Dengan biaya school grant bantuan dari NCEE ( National Council on Economic Education ). Program ini adalah tindak lanjut dari di undangnya Bapak Kepada Dinas Dikmenti Prov. DKI JAKARTA bersama rektor UNJ dan rektor UI ke Amerika yang berkenaan dengan Masalah ini.

Sebelumnya Workshop ini sudah dilakukan bagi guru-guru SMA se Jakarta Pada tanggal 2 sampai dengan 7 januari 2007, kemudian atas ide Pak Rationo yang memberikan keseimbangan pembagian antara SMA dengan SMK maka untuk yang berikutnya adalah bagi guru-guru SMK. ( Suatu ide yang patut dibanggakan, karena setelah Pak Rationo menjabat Kasubdis Tendik beberapa kegiatan yang diadakan Subdis Tendik pembagiannya cukup seimbang tidak hanya SMA tapi SMK juga kebagian).

Pada kesempatan rapat, ternyata saya diberitahu kalau kami berdua saya dan Pak Dedi Dwitagama di undang dengan kapasitas sebagai Konsultan (wah… cukup membanggakan). karena pada acara sebelumnya pada program Sertifikasi Alih Fungsi di tahun lalu yang saya ikuti, ini dijadikan sebagai model program pelatihan yang bagus dan karena saya pernah ikut di dalamnya maka sumbang saran untuk kegiatan workshop bagi guru-guru yang mengajar mata apelajaran ekonomi cukup dianggap perlu. Saya memberikan masukan berdasarkan pengalaman yang saya dapatkan diantaranya menanstisipasi komptensi yang berkembang untuk masa yang akan datang, agar kompetensi yang diberikan jangan yang pernah dipelajari, tapi yang sedang trend sehingga dapat menambah wawasan para guru.

Rapat diakhiri pas Adzan untuk melaksanakan Sholat Ashar berkumandang.

Sempat saya renungi antara Menkominfo dan Kasubdis Tendik.

Pada level Kasubdis saja untuk melakukan sesuatu kegiatan melakukan konsultasi dulu, ( walaupun kami diminta secara mendadak lewat telpon). Nah Bagaimana Setingkat Menteri harusnya Lebih Hebat lagi Dong (Kan Menteri punya Staf Ahli Bukan ?).

Tentang Deni Triwardana

Staff Pengajar SMK Negeri 3 Jakarta, Mengajar Mata Diklat: Matematika dan Keterampilan Komputer Pengelolaan Informasi (KKPI)
Pos ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

5 Balasan ke Jadi Konsultan Dadakan !

  1. samosir berkata:

    Workshop TI untuk guru Ekonomi ya Pak? Pake Linux?🙂
    Wah, kayaknya dapet ongkos lelah nih, Alhamdulillah.

  2. Deni Triwardana berkata:

    Wah Pak Anas Samosir terima kasih atas komentarnya, Maksud dari tulisan pengalaman saya tentang konsultan dadakan di atas adalah perlunya konsultasi sebelumnya kepada beberapa pihak sebelum mengambil kebijakan yang akan menyangkut orang banyak, ini baru level kasubdis lho… seharusnya pada level menteri lebih hebat lagi dong… kan punya beberapa staf ahli, kalau saya sih konsultan dadakan…yang pada tahun lalu Subdis tendik mengadakan acara juga pelatihan bagi guru-guru TIK (Teknologi Informatika dan Komunkasi) dan sukses, saya adalah salah satu peserta dari acara yang telah sukses tersebut. Pada acara konsultasi tersebut saya memberikan masukan tentang sekolah yang ikut, saran materi yang akan di sampaikan, dll. mengenai uang lelah Alhamdulillah di panggil Kasubdis Tendik ke ruangannya untuk dimintai konsultasi sudah lebih berharga dari ongkos lelah, bangga banget gitu…

  3. Paijo berkata:

    Seringkali yang dadakan kayak gitu sulit dihindari, tapi bisa disiasati. Segi positifnya, itu berarti ada trust dan peluang besar di depan mata. Saya juga sesekali mengalami hal serupa, jagi guru TI dadakan, jadi guru elektro dadakan, dan jadi konsultan dadakan juga yang semuanya jauh dari disiplin ilmu yang saya pelajari secara formal. Nikmati saja dan ambil hikmahnya. Terimakasih dan salam eksperimen.

  4. reiza berkata:

    wah…. bidang studi yang lainnya kapan kebagian orkshopnya?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s