Kebodohan kitakah…?

Langkah MOU pada tanggal 14 Nopember 2006, antara Menteri komunikasi dan Informasi Sofyan Djalil dan President Microsoft Asia Tenggara Christ Atkinson, adalah langkah Pemerintah yang tidak memikirkan bahwa pemerintah seharusnya berpihak pada pemakaian peranti lunak yang bebas diakses dengan sistem manapun bukan oleh satu sistem milik perusahaan manapun.

Sesungguhnya menggunakan perangkat lunak yang dikembangkan anak bangsa sendiri menumbuhkan kebanggaan sebagai bangsa dari pada sebagai bangsa pembajak yang kemudian menghalallkannya dengan cara membelinya dengan diskon dan iming-iming.

Sistem operasi Microsoft Windows sudah lama dipakai secara bajakan di sekolah-sekolah di kantor-kantor kepolisian, kantor-kantor kehakiman dan kejaksaan dan kantor-kantor kelurahan, kantor-kantor kecamatan, kantor-kantor Gubernuran, dan Kantor-kantor pemerintahan lainnya.

Bila ramai diberitakan warnet-warnet di sweeping, perusahaan-perusahaan swasta di sweeping, kita belum dengar sekolah-sekolah di sweeping, kantor-kantor kepolisian di sweeping, kantor-kantor kehakiman di sweeping dan kejaksaan di sweeping dan kantor-kantor kelurahan di sweeping, kantor-kantor kecamatan di sweeping, kantor-kantor Gubernuran di sweeping, dan Kantor-kantor pemerintahan lainnya di sweeping.

Jika kita tidak beralih, kita akan sangat bergantung dengannya, dan jika sudah ketergantungan seolah tidak ada lagi os lain, apalagi secara kebersadaran sendiri tidak pernah sadar-sadar menggunakan dan memakai secara terus menerus yang bajakan yang illegal maka itu adalah kesalahan kita, apalagi mengambil jalan pintas yah… sudah beli saja dan legalkan, dan memang pada akhirnya itulah yang akan terjadi kita akan memakai produk Microsoft terus.

Adalah kebodohan kita jika tidak pernah mencoba beralih ke OS lain dan menjadi tergantung dengan satu OS, Apalagi jika di sekolah-sekolah hanya di ajarkan hanya satu OS saja, hanya Produk Microsoft saja dan kebodohan berkepajangan telah masuk ke lembaga sekolah, Kenapa ? Karena Kita dengan sengaja atau tidak sengaja mengkondisikan hanya satu OS di negeri ini, hanya ada satu OS yang dipakai di Dunia usaha dan di kantor-kantor pemerintah. Ditambah lagi dengan adanya MOU antara pemerintah dengan Microsoft, Apakah ini suatu bukti kehebatan Microsoft atau Kebodohan Kita ?

Beberapa rekan saya secara ekstrim berpendapat ini adalah penjajahan jenis baru !, Mengapa Kita hanya bergantung dengan produk Microsoft !, rekan yang lain sangat menikmati bantuan-bantuannya sampai tidak terima kalau di kritik. Beberapa email tentang ini dari mailing list dikmenjur saya kutipkan disini yang merupakan topik hangat karena banyak yang menanggapinya.

http://groups.yahoo.com/group/dikmenjur/message/42440

http://groups.yahoo.com/group/dikmenjur/message/42470

Artikel Menarik Untuk Migrasi dari Windows Ke Linux berikut di bawah ini :

http://linux2.arinet.org/index.php?option=com_content&task=view&id=109&Itemid=2

Tentang Igos di :

http://www.igos.web.id/

http://direktif.web.id/arc/2005/05/igos-dan-boikot

 

 

 

Iklan

Tentang Deni Triwardana

Staff Pengajar SMK Negeri 3 Jakarta, Mengajar Mata Diklat: Matematika dan Keterampilan Komputer Pengelolaan Informasi (KKPI)
Pos ini dipublikasikan di Berita, Opini. Tandai permalink.

3 Balasan ke Kebodohan kitakah…?

  1. Edo berkata:

    Hal yang wajar jika ada orang atau badan usaha yang membuat produk dan kemudian menjualnya, tinggal calon konsumennya saja, mau beli atau mau nyuri.
    Microsoft membuat produk yang dikerjakan oleh pegawainya yang tentu mereka dulunya belajar dan untuk belajar mereka mengerahkan sumber daya baik otak maupun uang.
    Dari sana mereka dibayar oleh microsoft atas skillnya, dan kemudian microsoft menjual hasil produknya karena microsoft juga membeli hasil kerja para pegawainya, kok beli? ya iya dong denagn menggaji mereka berarti kan membeli juga 🙂

    Nah disinilah informasi ini kurang disosialisasikan kepada masyarakat, bahwa yang namanya ILMU itu mahal harganya, dunia akhirat lo tanggungannya 🙂
    Karena ilmu mahal, maka harus dihargai dong. Nah bagaimana dengan pemerintah kita? Yah sudah rahasia umumlah bahwa pemerintah kita ini saat ini berisikan orang-orang instant yang ingin serba instant dan ingin “semuanya jadi mudah” dengan berbagai cara.

    Kita lihat, bangsa kita ini sarat dengan manusia yang berkualitas tak kalah dengan para ilmuwan dari negeri lain, mau bikin apa? sebut saja maunya? mau bikin mesin motor vespa keluaran tahun 60-an? pergi aja ke tegal yang terkenal sebagai “jepangnya” indonesia, mau bikin OS, banyak yang sudah jadi bahkan berbahasa indonesia yang dijamin 99,9% penduduk indonesia bisa baca bahasanya sendiri 🙂
    Namun apa lacur, mereka tak pernah diberikan kesempatan, karena apa? karena pemerintah kita tak mau mengeluarkan biaya untuk riset karena semua tahu biaya riset itu adalah 70% dari biaya produksi, tapi itu kan resiko hidup di dunia, gak mau neliti dan nyoba ya siap-siap aja cuma jadi penonton dan pemake dan maksimal jadi maling.

    Duh gusti….. mudah2an keturunanku kelak gak termasuk dalam jajaran penonton, pemake dan maling, amin.

    (note, alhamdulillah saya sudah lama pake ubuntu linux, pesen cd gratis lewat website mereka, coba aja sendiri)

  2. Deni Triwardana berkata:

    Wah Komentar Anda bagus banget… dan merupakan rekor komentar yang paling panjang di blog saya, terima kasih ya… saya sependapat dengan Anda

  3. Deni Triwardana berkata:

    Wah rekor Komentar yang paling panjang di blog saya, saya sependapat dengan Anda

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s