PENTINGNYA MENGUASAI DIRI

Dari pemberitaan di Media Massa kita melihat kejadian akhir-akhir ini mulai dari Pejabat mantan menteri , Anggota DPR, Publik Figur, Pengusaha dan seterusnya, dimana mereka pernah berada pada saat sedang keadaan sangat-sangat tapi tidak dapat meguasai diri. Akhirnya akibat sikap, perbuatan, tingkah laku, pekerjaannya dan keputusan-keputusan yang diambilnya hanya membuat malu dirinya di dunia ini. Sangat-sangat yang saya maksud adalah sangat berkuasa, sangat kaya, sangat terkenal, sangat senang, dan sangat-sangat yang lain seterusnya, pokoknya dalam keadaan sangat-sangat gitulah… lupa dengan bersyukur kepada Allah dan tidak dapat menguasai diri.

Pada saat dalam keadaan yang sangat-sangat inilah manusia yang selalu bersyukur dan yang dapat menguasai dirinya yang akan selamat, bahkan boleh jadi menjadi orang yang dikagumi, diteladani, dihormati dan sederet lagi sebutan kebaikan-kebaikan baginya.

Betapa malunya keluarga dan anak keturunannya jika seorang mantan pejabat terkenal di penjarakan karena korupsi, karena pada saat sedang sangat-sangat berkuasanya tidak pernah bersyukur dengan penghasilannya yang cukup, tidak bisa menguasai dirinya, serakah dengan memperkaya diri sendiri, keluarga, kroni, atau partainya.

Betapa malunya keluarga dan anak keturunannya jika seorang mantan pejabat , Publik figur atau pengusaha terkenal di hinakan oleh Allah dengan terbongkarnya skandal zina, atau dimatikan dalam keadaan sedang berzina, naudzubillah minndzalik, manusia seperti itu pada saat sedang sangat-sangat berkuasanya, sangat-sangat kaya, sangat-sangat senang dan sangat-sangat berbahagia tetapi tidak pernah bersyukur kepada Allah, dia telah mempunyai istri dan keluarga yang bahagia tetapi tidak bisa menguasai dirinya, serakah dengan menuruti nafsu syahwatnya yang hanya sebentar enaknya tapi memalukan selamanya.

Jika saja kita selalu bersyukur dengan pemberian Allah dan dapat menguasai diri dengan bersikap, bertindak, bertingkah laku, dan mengambil keputusan dengan baik dan benar yang berguna bagi orang banyak bukan untuk kepentingan pribadi, keluarga, kroni, atau partainya. Insya Allah selamat dan orang pun menghargai pada sikap, tindak, tingkah laku, dan keputusan yang kita ambil dengan baik dan benar.

Banyak nama gedung, nama lembaga, nama rumah sakit bahkan nama jalan dengan menggunakan nama orang yang mempunyai jasa atau kebaikan atau sikap, tindak, tingkah laku, dan pekerjaan yang dihasilkannya patut dibanggakan sehingga di abadikan lah nama si orang yang baik itu. Menjadikan keluarga, anak dan keturunannya bangga.

Gajah mati meninggalkan gading, Harimau mati meninggalkan belang. Manusia mati meninggalkan nama ( baik atau tidak baik ).

Iklan

Tentang Deni Triwardana

Staff Pengajar SMK Negeri 3 Jakarta, Mengajar Mata Diklat: Matematika dan Keterampilan Komputer Pengelolaan Informasi (KKPI)
Pos ini dipublikasikan di Opini. Tandai permalink.

5 Balasan ke PENTINGNYA MENGUASAI DIRI

  1. helgeduelbek berkata:

    Yah makanya saya ingat betul untuk tidak segera mengagumi seseorang… kita tunggu sampai dia mati, bila hingga akhir hidup seseorang itu tidak terlihat cacatnya… maka selayaknyalah kita kagumi.

  2. Deni Triwardana berkata:

    Pak… Nobody’s perfect, manusia tidak ada yang sempurna, cacat pasti ada tapi jika kebaikannya lebig bagus, lebih baik atau bahkan lebih dahsyat dari pada cacat atau kesalahannya saya kira itu dapat memperbaiki atau menutupi cacatnya, bagaimana ?

  3. Fuad Muftie berkata:

    Ambillah yang baik dan buanglah yang buruk. Mudah-mudahan anak cucu dan keturunan kita bangga menjadi keturunan kita.

    Salam Kenal
    Fuad Muftie

  4. helgeduelbek berkata:

    Yah juga sih, tapi ceritanya begini, dulu ada seorang kyai yg sangat disegani dan sangat dihormati oleh santri2, eh terakhir di ketahui ia mengajarkan ilmu sesat dengan car melakukan tindakan tidak senonoh. akhirnya buron melarikan diri. kabarnya sekarang sudah di bui. padahal saat itu sepertinya tidak sedikitpun ada cacatnya. Kalau begitu gimana?

  5. Zuli Rahman berkata:

    yaaahhh…Semoga Sukses aja deh. dan kebaikannya ditiru orang banyak..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s